Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas beberapa
komputer yang dirancang agar dapat berbagi sumber daya (printer, CPU),
komunikasi (instant mesengger) dan informasi. Jaringan komputer dapat melalui
kabel ataupun tanpa kabel (nirkabel). Data yang dikomunikasikan dapat berupa
tesk, suara, gambar atau video.
Manfaat atau keutungan adanya jaringan komputer antara lain:
- komputer- komputer yang saling terhubung dapat melakukan sharing file/ folder secara bersama- sama satu sama lain.
- adanya penyimpanan terpusat (file server) yang dapat di sharing.
- memungkinkan penggunaan aplikasi secara bersama- sama
- memudahkan dalm membackup data
- memungkinkan pengguna untuk mendapatkan data terbaru secara cepat.
Klasifikasi
jaringan komputer terbagi menjadi:
1.
Jaringan
komputer berdasarkan area/ luas wilayah
2.
Jaringan
komputer berdasarkan fungsi
3.
Jaringan
komputer berdasarkan topologi (bentuk) jaringan
4.
Jaringan
komputer berdasarkan distribusi sumber informasi
5.
Jaringan
komputer berdasarkan media transmisi data
Jaringan
komputer berdasarkan area/ luas wilayah dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:
a.
LAN
(Local Area Network)
Jaringan
ini merupakan jaringan milik pribadi dai dalam sebuah gedung atau tempat yang
memilki radius 1-10 kilometer. LAN sering digunakan untuk menghubungkan
komputer- komputer pribadi dan workstation dalam suatu kantor/ perusahaan agar
dapat menggunakan sumber daya (CPU, Printer) bersama- sama dan dapat saling
bertukar informasi.
b.
MAN
(Metropolitan Area Network)
Jaringan
ini merupakan jaringan perluasan LAN sehingga mencakup satu kota yang terdiri
dari puluhan gedung yang berjarak 10-50
kilometer. Kabel transmisi yang digunakan adalah kabel serat optik (Fiber
Optic).
c.
WAN
(Wide Area Network)
Merupakan
jaringan antar kota, provinsi, negara bahkan antar benua. Jaraknya mencakup
seluruh dunia, misalnya jaringan yang menghubungan semua bank di Indonesia,
atau jaringan yang menghubungkan semua kantor Perwakilan Indonesia di seluruh
dunia. Media transmisi utamanya menggunakan komunikasi satelit, tetapi banyak
juga yang mengandalkan koneksi serat optik antar negara.
Jaringan komputer berdasarkan fungsi terdiri dari
a.
Client
Server
Pada dasarnya
terdapat satu komputer yang disiapkan menjadi server dari komputer lainnya
menjadi client. Semua permintaan layanan sumber daya dari komputer client harus
melewati komputer server, dan komputer server ini yang nanti akan mengatur
pelanyanannya. Apabila server terlalu sibuk, maka dapat disiapkan lebih dari
satu server sehingga terdapat pembagian tugas, misalnya file-server, print-server,
database server dan sebagainya.
b.
Peer
to peer
Komputer-
komputer saling mendukung, shingga setiap komputer dapat memakai sumber daya
bersama sumber daya dari komputer lainnya. Jumlah komputer pada jaringan ini
tidak boleh terlalu banyak, maksimal 25, jika lebih dari itu, komunikasi akan
menjadi rumit dan terhambat.
Jaringan komputer berdasarkan topologi jaringan
a.
Topologi
bus/ linier
Banyak
digunakan untuk jaringan yang ruang lingkupnya kecil. biasanya menggunakan
kabel koaksial berikut konektornya. Alur kerjanya yaitu sebelum kartu jaringan
mengirim data, terlebih dahulu akan melihat kepadatan lalu lintas jaringan.
Data akan dikirim jika kondisi trafik kosong. Hal ini dilakukan untuk
menghindari collision atau tabrakan data yang mengakibatkan data tidak sampai
ke tujuan.
Kelebihan dari
jaringan ini yaitu infratrukturnya sederhana dan hemat kabel. Kekurangannya,
jika terjadi kerusakan pada salah satu komputer, seluruh jaringan akan
mati,membutuhkan terminator pada kedua ujung kabel utama, jika terjadi
kerusakan akan sulit menemukan dimana titik kerusakannya, tidak dapat digunakan
dalam jaringan berskala besar.
b.
Topologi
bintang (star)
Setiap komputer
terkoneksi ke jaringan melewati sebiah hub atau konsentrator. Semua data akan
melewati konsentrator sebelum dikirim ke tujuan. Fungsi dari hub/ konsetrator
sendiri adalah mengatur dan mengendalikan keseluruhan fungsi jaringan dan juga
digunakan sebagai repeater/ penguat sinyal.
Keuntungan dari
jaringan ini sendiri adalah infrastrukturnya relatif mudah dibangun, jika
terjadi kerusakan pada salah satu titik jaringan, koneksi jaringan secara
keseluruhan tidak terganggu, kerusakan/ kesalahan mudah dideteksi. Kekurangannya,
pemakaian kabel relatif lebih banyak dibandingkan dengan topologi bus, jika hub
rusak maka seluruh jaringan yang melewati hub akan terganggu, biaya
pembangunnya relatirf lebih mahal dibanding topologi bus.
c.
Topologi
cincin (ring)
Menghubungkan
beberapa komputer dimana ujung- ujung jaringan tersebut dipertemukan kembali
sehingga membentuk lingkaran. Pada topologi ini, ada sebuah komputer yang
berfungsi sebagai token/ kendaraan yang akan mengantarkan data. Token ini akan
mengantarkan data melalui media transmisi hingga sampai ke tujuannya. Disini
kemungkinan terjadi collision (tumbukan data) dapat dihilangkan. Biaya untuk
membangun jaringan dengan topologi ini relatif lebih mahal dan tingkat
kesulitan untuk pemeliharaan dan perbaikan jaringan relatif tinggi.
d.
Topologi
mesh (web)
Setiap komputer
akan terhubung ke setiap komputer yang tersambung. Topologi ini jarang
digunakan karena membutuhkan banyak sekali kabel dan sulitnya dikonfigurasi.
Biasannya topologi ini hanya diterapkan padan WAN/ Internet. Keuntungan
topologi mash yaitu memungkinkan komunikasi data melalui banyak jalur sehingga
jika salah satu jalur terputus, masih ada jalur lain yang dapat digunakan.
e.
Topologi
tree (pohon)
Perpaduan
antara jaringan bertopologi bus dan star. Topologi ini memungkinkan
pengembangan jaringan yang telah ada.
Keuntungannya,
instalasi jaringan dari titik ke titik pada masing- masing segmen, didukung
oleh banyak software dan hardware. Kekurangannya, panjang segmen dibatasi oleh
tipe kabel yang digunakan, jika jaringan utama rusak, maka keseluruhan segmen
ikut rusak, sulit dikonfigurasi (termasuk sistem pengakabelannya).
Jaringan
komputer berdasarkan distribusi sumber informasi
a.
Jaringan
Terpusat
Jaringan ini
terdiri dari komputer klien dan peladen
yang mana komputer klien yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses
sumber informasi/data
yang berasal dari satu komputer peladen.
b.
Jaringan
Terdistribusi
Merupakan
perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer peladen
yang saling berhubungan dengan klien membentuk sistem jaringan tertentu.
Jaringan komputer berdasarkan media transmisi data
a.
Wired
Network
Pada
jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan
penghubung berupa kabel
jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik
antar komputer jaringan.
b.
WiFi
Pada
jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan
penghubung berupa kabel
jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik
antar komputer jaringan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar